Informasi Berkala

Madrasah adalah satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum dengan kekhususan agama Islam. Berdasarkan regulasi Kementerian Agama Republik Indonesia, madrasah berfungsi mengembangkan kemampuan, membentuk watak, serta peradaban bangsa yang bermartabat
Fungsi dan tugas pokok madrasah terbagi menjadi beberapa elemen penting berikut:
1. Fungsi Utama Madrasah
    • Pusat Pendidikan Agama dan Umum: Menyelenggarakan proses pembelajaran yang memadukan ilmu pengetahuan umum (sains) dan ilmu agama Islam secara seimbang. 
    • Pengembangan Karakter: Mempersiapkan peserta didik agar menjadi anggota masyarakat yang memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya sekaligus berakhlak mulia. 
    • Pencetak Ahli Agama: Menjadi wadah regenerasi untuk melahirkan ahli-ahli ilmu agama (ulama) dan cendekiawan muslim.

2. Tugas Pokok Madrasah
    • Pelaksanaan Kurikulum: Melaksanakan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang dipadukan dengan kurikulum kekhasan agama Islam.
    • Bimbingan dan Pembinaan: Memberikan pelayanan bimbingan kehidupan beragama serta pembinaan disiplin, bakat, dan minat peserta didik.
    • Tata Kelola: Mengelola administrasi pendidikan, tenaga pendidik, keuangan, serta sarana dan prasarana madrasah secara akuntabel.

3. Tugas dan Fungsi Pengelola Utama
  • Kepala Madrasah: Berfungsi sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, pemimpin, inovator, dan motivator untuk mencapai tujuan pendidikan.
  • Guru dan Tenaga Kependidikan: Bertugas melaksanakan pembelajaran, pembimbingan, pelatihan, serta evaluasi hasil belajar.

 

Visi

 

TERWUJUDNYA INSAN MADRASAH YANG BERIMAN, BERPRESTASI, KREATIF, DAN MANDIRI

Misi

1) Menumbuhkan budaya berakhlak mulia dan rajin beribadah;

2) Menerapkan budaya kreativitas dan inovasi;

3) Menumbuhkan rasa percaya diri siswa;

4) Meningkatkan prestasi akademik – non akademik;

5) Menciptakan lingkungan Madrasah sebagai tempat perkembangan intelektual, sosial, emosional, keterampilan, dan pengembangan budaya lokal dalam kebhinekaan global;

6)  Menciptakan profil pelajar yang berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis dan kreatif sehingga mampu mengkreasi ide dan keterampilan yang inovatif;

7) Memberikan hak belajar setiap anak tanpa terkecuali termasuk anak yang berkebutuhan khusus (inklusi) dalam proses pembelajaran yang menjunjung tinggi nilai gotong royong;

8) Mencpitakan partisipasi aktif orang tua dan masyarakat dalam keberagaman yang mewadahi kreativitas pelajar yang berjiwa kompetitif.

Program peningkatan mutu di madrasah ini diharapkan memiliki output yaitu sebagai berikut:

  • Terwujudnya output madrasah yang memiliki akuntabilitas yang tinggi dan siap bersaing dengan di era globalisasi
  • Berkembangnya bakat dan minat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di madrasah di bidang agama, seni, olahraga, dan pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib sebagai salah satu sarana pengembangan diri peserta didik 
  • Terwujudnya output madrasah yang memiliki ekstensi dalam masyarakat.
  • Terwujudnya lingkungan madrasah yang aktif dan proaktif terhadap masalah eksternal dan internal madrasah
  • Target Madrasah dalam Jangka Pendek
    • Menjaring calon siswa yang unggul dari lulusan MTs dan SMP.
    • Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang representatif.
    • Mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak yang terkait.
    • Menyediakan buku-buku perpustakaan yang memadai.
    • Mengadakan pelatihan / seminar secara berkala bagi guru dan karyawan.
    • Meningkatnya budaya belajar dan lingkungan madrasah yang menyenangkan dan bebas dari kekerasan
  • Target Madrasah dalam Jangka Menengah
    • Meningkatnya kualitas penilaian pendidikan
    • Diterimanya lulusan MA Negeri 2 Lubuklinggau di Perguruan Tinggi yang berkualitas.
    • Lulusan MA Negeri 2 Lubuklinggau yang diterima di Perguruan Tinggi memiliki prestasi akademik yang memuaskan.
    • Menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, rindang dan sehat.
    • Meningkatnya pemberian bantuang pendidikan bagi anak kurang mampu, daerah afirmasi dan berbaka
  • Target Madrasah dalam Jangka Panjang
    • Meningkatnya budaya mutu pendidikan
    • Menguatnya kapasitas dan akselerasi akreditasi berdasarkan hasil pemetaan
    • Meningkatnya kualitas pendidik dan tenaga kependidikan
    • Meningkatnya kualitas pendidikan profesi guru melalui peningkatan kualifikasi pendidik

Sesuai dengan Peraturan Komisi Infromasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Informasi Publik Layanan Informasi Publik Pasal 24 Ayat (2) Pengumuman Informasi Wajib:

  • Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Mudah dipahami; dan 
  • Mempertanggungjawabkan penggunaan bahasa yang digunakan penduduk setempat

Pengumuman disebarluaskan melalui :

Sukardi, S.Ag., M.Pd. lahir di Muara Kati Baru II, 30 Desember 1977 yang dilantik Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Lubuklinggau Dr H. Hasanudin, S.Ag., M.H.I di Aula Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau pada tanggal 1 Oktober 2024.

Sebelum dilantik Sukardi merupakan Guru Bahasa Arab di MA Mazroillah Lubuklinggau sejak tahun 2001 sampai 2005. Sekaligus juga menjadi guru honor di MAN 2 Lubuklinggau dari tahun 2001 sampai 2004. Sukardi diangakat menjadi CPNS sebagai guru Bahasa Arab di MTSN 1 Lubuklinggau tahun 2005 dan menjadi guru Bahasa Arab tetap  sampai 2024 Selain itu, Ia pernah menjabat waka Kesiswaan di MTSN 1 Lubuklinggau dan pengurus Koperasi di MTSN 1 Lubuklinggau

Selama bertugas sebagai guru dan waka kesiswaan di MTSN 1 Lubuklinggau berbagai prestasi yang diraih salah satunya prestasi pengurus Koperasi terbaik II Tingkat Kota Lubuklinggau Tahun 2018 dan sarjana lulusan terbaik Jurusan Menejemen Pendidikan Islam di IAIN Curup tahun 2020

Pendidikan terakhir Program Pasca Sarjana S2 IAIN Curup tahun 2020, S1 IAIN Raden Fatah Palembang tahun 2001 , MA Mazroillah Lubuklinggau 1996, SMPN Muara Beliti 1993 dan SDN Muara Kati II tahun 1990.

Section Title

Sekjen: Kemenag Terus Upayakan Guru Madrasah Swasta Bisa Diangkat PPPK

Jakarta (Kemenag Sumsel) — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) Kamaruddin...

Presiden Prabowo Kenalkan Gerakan “Indonesia Asri”, Sejalan dengan Ekoteologi Kemenag

Bogor (Kemenag) — Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Gerakan “Indonesia Asri”...

1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei 2026

Jakarta (Kemenag) — Pemerintah menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan dengan 18 Mei...

Menteri Agama Ajak ASN Kemenag Sumsel Kelola Potensi Ekonomi Umat dan Jaga Kerukunan

Palembang (Kemenag Sumsel) —  Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan arahan strategis...

Laporan

Kinerja Barang dan Jasa Layanan Informasi Publik LAYANAN INFORMASI 2025...

Info Tersedia Setiap Saat

Peraturan, Keputusan, dan Kebijakan Madrasah VIEW Rencana Strategis VIEW   Surat Menyurat Badan...
17 Likes

Author: admin